Bocah 10 tahun obesitas

Kemudian dibawa ke dokter untuk diperiksa. Anak yang bercita-cita menjadi masinis itu berjalan kaki le rumahnya dengan celana belepotan lumpur. Permasalahan bertambah saat Arya kesulitan tidur. Ade Somantri, hanya bekerja sebagai petugas keamanan.

Hal tersebut pun akhirnya dianggap tidak normal, karena pada akhirnya membuat bocah bernama Rizki Rahmat Ramadhan ini alami gangguan dalam tubuh. Adapun anak muda lainnya mengalami kelebihan berat badan namun belum tergolong obesitas.

Meski demikian, berat badan Arya terus meningkat hingga akhirnya harus "bolak-balik ke RSHS Bandung untuk menjalani pemeriksaan. Kedatangan Arya ke RSHS Bandung selama beberapa kali itu ialah untuk berobat atas keluhan utama berat badan yang terus meningkat.

Arya pun seketika menangis. Dokter yang menangani pun langsung membawa Rizki ke ICU. Melalui program latihan kebugaran dilatih langsung oleh Ade Rai, kini Aria memiliki penampilan yang sangat menakjubkan!

Selain harus dibentuk tim dokter, perlakuan terhadap Arya di rumah sakit itu juga cukup jauh berbeda dengan pasien pada umumnya. Contoh, dulu Arya kerap mengamuk jika keinginan makannya tidak dituruti. Arya menjadi 'selebritis' di media nasional selama 2 bulan terakhir ini.

Lia mengatakan kalau putranya tiba-tiba alami koma. Biasanya Arya makan sebanyak 5 piring nasi sehari ditambah 4 bungkus mie instan. Tidak tanggung-tanggung, dokter yang dikerahkan untuk mengurus Arya berjumlah 13 dokter spesialis. Tetapi sekarang, berat anak itu mencapai kilogram.

Dulu Beratnya 193 Kg, Kini Aria si Bocah Obesitas Sukses Hilangkan Lemak 70 Kg

Berikut beberapa di antaranya: Berikut foto-foto terbaru Arya Permana: Ia menghabiskan waktu dengan menonton televisi dan hanya memainkan "game" di handphone.

Semoga fitnessmania dan kita semua bisa belajar dan jadi saksi perjalanan arya ke arah sehat, serta menjadikannya sbg motivasi bagi kita semua. Jurnalis asing juga tidak mau ketinggalan meliput bocah yang terakhir memiliki berat badan kilogram itu.

Bocah yang saat itu berusia 10 tahun diketahui memiliki nafsu makan yang sangat tinggi. Awalnya, peningkatan berat badan Arya dianggap sebagai tanda sehat, jadi kedua orang tua Arya itu tidak terlalu khawatir.

Seperempat populasi anak mudanya tergolong obesitas. Djais, SpA K. Berdasarkan pantauan Tempo pagi itu, rumput yang berembun di pinggiran lapangan sekolah yang dilintasi Arya dalam kondisi licin.

Ibunda Arya, Rokayah mengatakan sudah 2 bulan Arya diet. Bahkan, Arya sempat diberi vitamin karena bobot badannya terlalu kecil. Berat badan Aria mencapai kilogram, melebihi berat badan seusianya yang rata-rata 50 kilogram.

Penelitian ini, yang dijalankan oleh WHO bekerja sama dengan Imperial College London dan diterbitkan di Lancet pada hari Rabu, meneliti lebih dari juta orang berusia di atas 5 tahun.

Dia harus mengangkat barbel 2 kali sehari dan banyak bergerak. Kedua orangtua Arya langsung membantu anaknya yang kesulitan berdiri. Lantaran kondisi tubuhnya itu, Aria pun hanya bisa menghabiskan waktu di kasur dan tidak bermain bersama teman-temannya di luar rumah.

7 Perubahan Aria Permana bocah obesitas 192 kg, bikin pangling

Selain itu, tidak ada seragam Sekolah Dasar yang bisa dipakai oleh Arya karena badannya sangat besar. Hal tersebut diketahui setelah melihat hasil pemeriksaan lab dan fisik.

Arya Permana, Bocah Obesitas Tergemuk di Dunia Asal Karawang Indonesia

Sebab, hanya dengan kondisi normal, anaknya bisa melakukan aktivitas seperti anak-anak seusianya. Pasti akan saya bujuk untuk tetap mau sekolah," kata Ade, saat ditemui di rumahnya.

Kala itu usia Arya masih 10 tahun dan berat badannya masih terus bertambah. Menu yang harus diberikan ke Arya misalnya telor, ikan goreng, oseng tahu soun, dan fillet ayam goreng tepung.

Arya bocah obesitas menanti penanganan medis

Kebanyakan menu yang disarankan terdiri dari sayur, buah, dan lauk ikan atau ayam.Bagaimana hasil bedah bariatrik yang dilakoni Arya Permana dengan berat badan kilogram. Dengan kondisinya yang obesitas itu, Arya tidak mampu untuk melakukan pergerakan lebih dari 10 langkah.

Namun bocah yang kini berusia 12 tahun dari Jawa Barat, yang tahun lalu dijuluki sebagai anak paling gemuk di dunia oleh Museum Rekor-Dunia Indonesia itu, kini telah 'melepas gelarnya' setelah ia kehilangan 83 kilogram.

Penyebab obesitas yang diderita Arya Permana (10), ternyata disebabakan makanan yang dikonsumsinya selama ini. Menurut Ade, ayah Arya Permana, anaknya tersebut sering mengkonsumsi mi instan dan minuman kemasan.

Arya Permana sempat menggemparkan publik pada lalu karena tubuhnya yang luar biasa besar untuk anak usia 10 tahun kala itu. Pasalnya bocah laki-laki asal Karawang, Jawa Barat itu memiliki bobot hingga kilogram. Bahkan Arya disebut-sebut sebagai anak paling gemuk sedunia.

Bocah 10 tahun penderita Obesitas di Cipurwasari, Krawang, Jawa Barat

Seorang anak berusia 10 tahun, menjadi seorang yang dikenal sebagai yang berbobot paling berat, bernama Arya Permana. Arya sang bocah obesitas berhasil melakukan diet sehat dan menurunkan berat badan sampai kg, penampilan Arya Permana sekarang pun mulai terlihat segar.

Bocah 13 tahun ini telah berhasil melakukan operasi bariatrik atau operasi penyempitan lambung.

Bocah 10 tahun obesitas
Rated 5/5 based on 91 review